senja datang
gantikan rona terang cahaya
teringat kemarin telapak tangan
dekati malam
dekap wajah pekerja
ini bukan
sekedar pergantian masa
senja datang
selimuti murung tanah gersang
coretan jingga
hantarkan sendi meregang
alur roda sepeda
melaju lebih kencang
tiap jarak jalan
hapuskan keluh kesah
lukiskan senyum
bocah dalam balutan ikhlas
membuka pelukan,
sembuhkan lelah
teringat kemarin
gerak lincah mu
getarkan perut
ibu
bergerak tiada
henti
menghibur ibu tuk
mengganti kecemasan
menemani ibu tuk
membasuh kerinduan
teringat kemarin telapak tangan
mengusap lembut di
perut ibu
kan jadi selimut hangat beri
ketenangan
terasa detak
jantung mu beri semangat
hembuskan napas yang
terasa begitu lekat
tiap gerak mu menggoda
lelah dan
keringat hilang tak berbekas
desiran angin iringi langkah pulang
sekali lagi…roda
sepeda ku laju lebih cepat
tiap jarak terlewati
menyisahkan angan
tuk berjumpa,
bercerita, menikmati lukisan langit senja
hikayat…
sayup sayup ku
sebut dirimu
lebih dari
sekedar nama atau kata
terkandung doa
dan cita
hikayat…
ku sebut dirimu
dalam doa
kelak dewasa kau
tulis cerita panjang
kisah penuh
kesan sarat makna
gambaran alam
semesta
terkenang dalam
ingatan penghuninya
hikayat…
bangga ku sebut
nama mu
layaknya dongeng
di negeri awan
kehadiran mu dinanti
melengkapi
kebahagiaan kami
mungkin pandawa
kurawa bersorak
kegirangan di
khayangan
melihat hadir mu
damai di hati
ku lengkapi
dengan rasa syukur di sanubari
kelak nanti tiada rasa angkuh diri
bukan sekedar
penerus generasi
jadilah sahabat
di hari tua kami
yang selalu
setia menemani
berbagi cerita
berbagi mimpi


Komentar
Posting Komentar