Bayangan mimpi perlahan menghilang Hilang disertai langkah kenangan Kenangan menguap bersama hembusan angin Terhempas bersama debu kepedihan masa lalu… Nampak mimpi itu terlalu panjang untuk ku Sepanjang cerita kita yang tertulis dengan tinta kerinduan Rindu yang tak mungkin menepi pada sisi hati Hati yang telah terbalut sebuah doa… Bayangan mu pun pergi begitu cepat Secepat kau berlari tuk menangkap angan dan mimpi yang kau pun tak tahu bentuk serta rupa mimpi itu Dalam pikiran mu berkata, "ada kah mimpi itu?" Dalam benakmu menyapa, "kau lah mimpi ku itu?" Jika mimpi itu ada, haruskah linangan air mata berjalan begitu derasnya bersama bulir-bulir kepedihan? Jika mimpi itu ada, haruskah penantianku hanya disapa oleh angin palsu yang memberi kesejukan di tengah kehampaan lalu pergi dengan pesan, "mungkin aku tak akan pernah ada?" Memang waktu yang datang begitu lambat menyapa meski raga ini ma...